Dr. Ir. Eddy Soeryanto Soegoto
Blog Universitas Komputer Indonesia

Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto The Educator

Dr. Ir. H. Eddy Soeryanto Soegoto The Educator

Naskah: Giattri F.P., Foto: Istimewa

Meski terbilang baru, reputasi Universitas Komputer Indonesia (Unikom) tak boleh dipandang sebelah mata. Pasalnya, kampus berbasis ICT (Information and Communication Technology) itu telah menunjukkan gaungnya baik di pentas nasional maupun internasional dengan langganan meraih gelar juara. Hal itu tak lepas dari peran sang rektor yang juga sebagai pendiri, Eddy Soeryanto Soegoto.

Sebelum kampus ini berdiri pada tahun 2000, sejarah panjang telah dilalui oleh pria yang akrab disapa Eddy ini. Sulung 9 bersaudara ini mengatakan, lahirnya UNIKOM berhulu pada hobi entrepreneurnya dari sejak muda.  
Saat Eddy duduk di kelas 2 SMA, karena sering menjadi juara di sekolahnya, ia diminta guru Matematika, Fisika, dan Kimia-nya untuk  mengajar di kelas 1 dan 2 SMA pada ketiga mata pelajaran tersebut. Kala itu, sekolahnya memang kekurangan guru bidang eksakta. Hal ini berlangsung hingga ia duduk di kelas 3 SMA.


Pengalamannya di SMA juga digunakan Eddy saat kuliah di Bandung. Masa-masa itu adalah masa sulit dan penuh perjuangan. Biaya dari orang tuanya yang tentara tulen dan tanpa penghasilan lain sering tidak mencukupi untuk membayar kost dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Makan satu kali sehari sudah biasa, sepiring nasi dengan semangkok sop sehari sudah bisa dibilang mewah,” kenang pria yang telah membuat beberapa buku best seller di bidang pemasaran dan kewirausahaan, diantaranya Entrepreneurship dan Menjadi Pebisnis Ulung itu.


Keadaan ini yang akhirnya memaksa Eddy mencari jalan keluar untuk bertahan hidup sembari terus kuliah. Di kondisi itulah Eddy melanjutkan hobi mengajarnya dengan memberikan privat. Murid pertamanya adalah anak seorang dokter dengan dua temannya yang berlokasi di bilangan Pagarsih.


Jarak yang yang ditempuh cukup jauh dari kostnya yang berada di bilangan Cisitu Baru, Bandung. Karena tidak mempunyai ongkos, kerap kali untuk mengajar privat, jarak Cisitu Baru sampai dengan Pagarsih ditempuhnya dengan jalan kaki dan perut keroncongan, namun semuanya tetap dijalanin Eddy dengan tabah, giat, dan penuh semangat.


Meski ia sibuk mengajar, ia tetap menunjukan performa yang cemerlang di akademiknya, peraih gelar Doktor dibidang Manajemen Bisnis ini merupakan Doktor tercepat sepanjang sejarah berdirinya Fakultas Ekonomi UNPAD karena berhasil menyelesaikan studi S3 hanya dalam waktu 2 tahun 1 bulan. Ia menyelesaikan studi S1 di ITB dan S2 juga dari ITB pada Fakultas Teknologi Industri.


Tahun 1994, Eddy mendirikan lembaga kursus yang diberi nama Lembaga Pendidikan Komputer Indonesia Jerman (LPKIG), yang merupakan cikal bakal UNIKOM, dengan mengontrak ruang seluas 100 meter persegi yang dibayar secara mencicil selama setahun. Ruang kursus tanpa kursi dan alat-alat komputer ini, baru terisi peralatan setelah ada 100 siswa yang mendaftar.


Berkat kerja keras, ketekunan, dan keuletannya, LPKIG kemudian tumbuh dan berkembang dengan cepat hingga siswanya melebihi 1000 orang.  Pada tahun 1999, Eddy mendirikan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IGI (STIE IGI) dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika IGI (STMIK IGI). STIE IGI terdiri atas program studi Manajemen S1, Akuntansi S1 & D3, Keuangan & Perbankan D3, dan Manajemen Pemasaran D3. Sementara STIMIK IGI terdiri atas program studi Teknik Informatika S1 & D3, Manajemen Informatika S1 & D3, Komputerisasi Akuntansi D3. Atas saran seorang pejabat DIKTI, enam bulan kemudian kedua sekolah tinggi ini di merger untuk menjadi Universitas.


Pada 8 Agustus 2000, berdasarkan SK Mendiknas nomor 126/D/0/2000 berdirilah Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM). Berkat tangan dinginnya, Eddy  mengantarkan UNIKOM menjadi salah satu Perguruan Tinggi Swasta terbaik di Indonesia, maju, berkembang sangat  cepat, dan paling diminati oleh lulusan SMU.


Di tahun pertamanya universitas ini menerima sekitar 2000 mahasiswa baru dan jumlah ini terus meningkat setiap tahunnya. UNIKOM juga menunjukkan taringnya dengan langganan menuai  prestasi nasional dan mengharumkan Indonesia di kancah internasional, seperti diantaranya Best of the Best Special Mention ICT Award 2008, Juara Indonesia ICT Award 2007, wakil Indonesia pada lomba ICT Award Asia Pacific 2007 di Singapura, “Best of the Best” Kontes Robot Cerdas Indonesia (KCRI) tingkat nasional 2008 dengan meraih 3 Juara-1 Nasional, memenangkan 5 Juara-1 KRCI wilayah regional-2 DKI-JABAR-BANTEN 2008, Juara-1 Nasional dan Juara-2 Nasional KRCI 2007, Juara-2 Nasional Ristek Telkom Award 2007 dari Menristek. Puncak prestasi mahasiswa UNIKOM ketika sebagai duta bangsa Indonesia berhasil meraih Medali Emas pada International Robogames di San Francisco, USA, 2009.


Sejarah mencatat, UNIKOM mampu mempertahankan gelar sebagai Juara Dunia dan Nasional dalam kontes robot, roket, dan ICT selama 7 tahun berturut-turut. Diantaranya, 7 tahun memenangkan medali emas Internasional di bidang Robotika pada Robogames Internasional di San Francisco, USA sejak 2009 hingga 2015. 7 tahun Juara Nasional Kompetisi Roket dan Muatan Roket Indonesia antar universitas se-Indonesia (Komurindo), 2009- 2015, 7 tahun Juara Nasional Indonesia ICT Award (INAICTA), 2007-2015, 6 tahun Juara Nasional The ICT Smart Campus (TeSCA), 2009-2014, 2 Juara Nasional Microsoft Imagine Cup 2015 (World Citizenship & Design) serta Top 10 International ICT Innoserve Contest, Taiwan 2015.


Eddy juga berhasil membawa UNIKOM menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi di Indonesia yang dikirim Microsoft untuk mengikuti kompetisi ICT Dunia, World Wide Microsoft Imagine Cup 2015 di Seattle, Amerika Serikat. Berkat tangan dinginnya juga UNIKOM terpilih sebagai Indonesia Best Private University 2013, 5 tahun Top 100 Universitas Asia Tenggara (Webometrics), TOP 100 Asia University Repositori 2015, 4 tahun Asia Pasific ICT Award (APICTA), 3 tahun Juara Nasional Bahasa Jepang, 2 tahun Juara ASEAN Skills Competition, dan 2 Juara Nasional Bulutangkis Putra & Putri 2015.


Berkat jiwa Entrepreneur-nya, pria penerima penghargaan sebagai “The Most Inspirational Professional 2014” dari majalah Men’s Obsession ini telah berhasil membawa UNIKOM dari kampus yang awalnya mengontrak, kini telah memiliki lahan kampus sendiri lebih dari 2 hektar di sepanjang jalan Dipati Ukur dan Ir. H. Djuanda Bandung dengan dilengkapi fasilitas kampus yang serba on-line. Saat ini UNIKOM tengah membangun kampus baru 15 lantai yang akan dijadikan Kampus Digital dan Pusat ICT Modern di Indonesia. Kampus baru ini diharapkan selesai dibangun pada 2016 mendatang. Saat ini UNIKOM memiliki 7 Fakultas dengan 26 Program Studi mulai jenjang D3, S1, hingga S2 dengan jumlah mahasiswa sekitar 12.500 orang yang berasal dari seluruh pelosok tanah air dan mancanegara. Kampus yang dirintis sang Entrepreneur, setelah 15 tahun berlalu, telah berganti wajah, semakin berkembang dan sarat prestasi prestisius berskala Nasional dan Internasional.

 

http://www.mensobsession.com/article/detail2/969/dr-ir-h-eddy-soeryanto-soegoto-the-educator

 

Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Kamis, 27 Oktober 16 - 10:03 WIB
Dalam Kategori : EDDY SOERYANTO SOEGOTO, THE EDUCATOR, REKTOR, UNIKOM
Dibaca sebanyak : 285 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback